Selasa, 18 September 2018

KEPADA FILOSOF

Sebelum aku gila,
Aku harus menemukan kegilaanku
Pada setiap pencarian,
Akan kutinggalkan diriku sendirian
Agar matiku tak hanya batu nisan kesepian
Di hamparan rerumputan

Bila tidak kutemukan kegilaanku
Maka jalan pikiran akan kugambar di mata kekasih
Ketika getar bibir mengisyaratkan
Bahwa matiku hanya untuk aku

Sebelum aku mati,
Perkenankan diriku memanggil
Apa saja yang telah dianggap sia-sia
Akan ku ajak berbincang-bincang
Tentang bumi dan air
yang ingin kutinggalkan dengan bahagia
Sambil kukecup luka dan membekukan airmata

Bila mereka tidak mendatangiku
Akan kubacakan sajak paling sedih
Tentang pagi yang lenyap
Bersama nama-nama yang pernah kucatat
Sebagai senjata

Karena gila dan matiku
Sama-sama tidak akan menemukan
Dimana sejarah dimulai,
Dimana kehancuran menyatu dalam
kibaran bendera

Sumenep, 2018

Tidak ada komentar:

BALADA KISAH ANAK NEGERI

kisah anak-anak kami yang hanya bisa mengambil batu untuk melempar mulutmu di layar televisi   nyanyian itu tak juga merdu menyentuh kalbu y...